Serangan Air Keras Aktivis KontraS, Andrie Yunus Terluka 24 Persen

Serangan Air Keras Aktivis KontraS, Andrie Yunus
Serangan Air Keras Aktivis KontraS, Andrie Yunus

JAKARTA, 13 MARET 2026 – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan(KontraS) Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (12/3) malam. Serangan terjadi saat korban pulang setelah menghadiri diskusi podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Kronologi Penyerangan di Jalan Salemba

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB ketika Andrie mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I menuju Jalan Talang.

Menurutnya, dua orang pria mendekati korban dengan sepeda motor dari arah berlawanan di sekitar Jembatan Talang.

Dua Pelaku Diduga Menggunakan Motor Matic

Dimas menyebut kedua pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor matic yang diduga jenis Honda Beat keluaran tahun 2016 hingga 2021.

“Pelaku merupakan dua orang laki-laki yang melakukan operasinya dengan menggunakan satu motor, masing-masing berperan menjadi pengemudi dan penumpang,” ujarnya.

Saat berpapasan dengan korban, pelaku tiba-tiba menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah tubuh dan wajah Andrie sebelum melarikan diri.

Kondisi Korban Mengalami Luka Bakar

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka serius pada beberapa bagian tubuh.

Luka Bakar Mencapai 24 Persen

Menurut Dimas, cairan kimia itu mengenai tangan kanan, tangan kiri, wajah, dada, hingga area mata korban.

“Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh OTK yang mengakibatkan luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” katanya.

Tim medis yang menangani korban menyatakan luka bakar yang dialami Andrie mencapai sekitar 24 persen dari total permukaan tubuh.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit untuk memantau kondisi luka serta dampak pada penglihatannya.

Polisi Selidiki Identitas Pelaku

Kepolisian memastikan tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan penyidik sedang mendalami keterangan saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Saat ini sedang didalami oleh Sat Reskrim Polres Jakpus, mendalami saksi dan TKP,” ujarnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Robby Hefados menyebut pihaknya menggunakan metode scientific investigation untuk mengungkap pelaku.

“Benar ada kejadian demikian. Laporan resmi dari korban belum ada, namun kami sedang melakukan penyidikan untuk mengetahui identitas pelaku,” kata Robby.

Serangan Terhadap Aktivis Sorot Isu Keamanan

Insiden tersebut memicu perhatian publik karena menyasar seorang aktivis hak asasi manusia.

KontraS dikenal aktif mengadvokasi berbagai kasus pelanggaran HAM, termasuk isu kekerasan aparat, reformasi sektor keamanan, serta perlindungan korban pelanggaran HAM di Indonesia.

Serangan terhadap Andrie Yunus kini menjadi perhatian berbagai kelompok masyarakat sipil yang mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *